Rabu,10 Juni 2026 - Pemerintah Desa Salotengnga melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting sebagai upaya memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam pencegahan serta penurunan angka stunting di desa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Salotengnga ini dihadiri oleh pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tenaga kesehatan, kader Posyandu, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta berbagai pihak yang terkait dalam penanganan stunting.
Rembuk Stunting merupakan salah satu tahapan penting dalam perencanaan pembangunan desa yang bertujuan untuk membahas permasalahan stunting, mengevaluasi program yang telah berjalan, serta menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.
Pada kegiatan tersebut, peserta menerima pemaparan mengenai kondisi stunting di Desa Salotengnga, data sasaran keluarga berisiko stunting, serta berbagai program intervensi yang akan dilaksanakan untuk menekan angka stunting. Selain itu, forum rembuk juga menjadi wadah untuk menampung usulan dan masukan dari peserta guna mendukung program percepatan penurunan stunting.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Salotengnga berharap seluruh pihak dapat berperan aktif dalam mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini. Hasil Rembuk Stunting akan menjadi dasar dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan desa yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Desa Salotengnga berkomitmen untuk terus mengoptimalkan berbagai program kesehatan demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas serta mendukung tercapainya target penurunan stunting secara berkelanjutan.